Di hari yang sangat dingin, pagi hari jari masih baik-baik saja, tetapi malamnya sendi jari tangan atau jari kaki berubah merah keunguan dan bengkak, lalu terasa gatal dan perih saat terkena pemanas atau air hangat. Banyak orang mengira alergi atau gigitan nyamuk, padahal bisa jadi itu chilblains (radang dingin, disebut juga pernio).
Chilblains tidak hanya terjadi di tempat bersalju. Musim dingin di Taiwan lembap dan perubahan suhunya besar; keluar-masuk antara luar yang dingin dan dalam ruangan yang hangat membuat pembuluh darah kecil di ujung tangan dan kaki tidak sempat menyesuaikan diri sehingga terjadi peradangan. Sebagian besar membaik perlahan saat cuaca menghangat, tetapi jika sering kambuh, muncul lepuh, kulit lecet, atau gejala serupa di luar musim dingin, sebaiknya diperiksa langsung oleh dokter kulit untuk mencari penyebab dan merencanakan perawatan yang sesuai.
Ringkasan: Chilblains adalah peradangan akibat pembuluh darah kecil di ujung tubuh bereaksi tidak normal pada lingkungan “dingin lembap tetapi tidak membeku”. Sering muncul di jari tangan, jari kaki, telinga, dan ujung hidung, berupa bengkak merah keunguan, gatal, rasa panas atau perih; bila berat dapat muncul lepuh atau lecet. Berbeda dengan frostbite, jaringan tidak membeku. Perawatan berfokus pada menjaga kehangatan terus-menerus, menjaga tetap kering, dan menghindari pemanasan cepat dengan air panas atau pemanas. Sebagian besar membaik dalam beberapa minggu, tetapi jika kambuh, lecet terinfeksi, atau muncul di luar musim dingin, sebaiknya periksakan untuk menilai penyakit terkait. Diagnosis dan pengobatan perlu dievaluasi langsung oleh dokter kulit.
Apa itu chilblains? Apakah sama dengan frostbite?
Chilblains adalah peradangan kulit yang berkaitan dengan dingin. Saat kulit berada di lingkungan bersuhu rendah dan lembap, pembuluh darah kecil di ujung tubuh menyempit; ketika kembali ke tempat hangat, jika pembuluh melebar terlalu cepat atau pengaturannya kurang baik, darah dapat merembes ke jaringan sekitar sehingga menimbulkan peradangan lokal, bengkak, dan rasa tidak nyaman.
Chilblains sering tertukar dengan <strong>frostbite</strong>, padahal keduanya berbeda: frostbite biasanya terjadi di lingkungan mendekati atau di bawah titik beku, jaringan membeku dan rusak, dapat menyebabkan mati rasa, pucat, bahkan kematian jaringan, sehingga perlu penanganan segera; chilblains umumnya terjadi saat cuaca dingin lembap yang tidak membeku, terutama berupa reaksi pembuluh darah dan peradangan, dan jaringan tidak membeku.
Sebagian besar chilblains bersifat “primer”, hanya berkaitan dengan cuaca. Pada sebagian kecil orang, gejala mirip chilblains bisa berkaitan dengan penyakit autoimun, masalah darah, atau sirkulasi, disebut “sekunder”, dan memerlukan evaluasi lebih lanjut oleh dokter.
Apa gejala chilblains? Di mana biasanya muncul?
Chilblains biasanya muncul beberapa jam hingga sekitar satu hari setelah terpapar dingin. Ciri-ciri berikut hanya untuk pemahaman, bukan pengganti diagnosis dokter:
Perubahan yang terlihat
Muncul bercak bengkak atau benjolan kecil berwarna merah, merah keunguan, atau ungu kebiruan, batasnya bisa tidak jelas, sering simetris di kedua sisi. Area yang bengkak bisa terasa agak dingin saat disentuh.
Gatal, rasa panas, dan perih
Sering terasa sangat gatal atau panas dan perih, terutama saat masuk ruangan hangat dari tempat dingin atau setelah berendam air panas. Sebagian orang menggaruk sampai kulit lecet karena terlalu gatal.
Lepuh, lecet, dan luka
Bila lebih berat, area merah bengkak dapat melepuh; lepuh yang pecah menjadi lecet atau luka kecil. Jika perawatannya kurang tepat, dapat terjadi infeksi bakteri dengan nanah, nyeri bertambah, atau kemerahan meluas.
Lokasi yang sering
Jari tangan dan jari kaki kerap disadari; selain itu daun telinga, ujung hidung, tumit, sisi luar tungkai bawah, bahkan paha dan bokong yang lama terpapar dingin atau berpakaian tipis juga bisa terkena.
Apa penyebab chilblains dan siapa yang berisiko?
Chilblains sangat berkaitan dengan “dingin + lembap + perubahan suhu mendadak”, tetapi mengapa sebagian orang lebih mudah terkena berbeda-beda. Faktor terkait yang umum antara lain:
- Lingkungan dingin lembap: suhu rendah, kelembapan tinggi, atau tangan dan kaki lama dalam keadaan basah (misalnya sepatu dan kaus kaki basah tidak diganti).
- Perubahan suhu cepat: pulang dari luar yang dingin lalu langsung mencuci tangan dengan air panas, atau menghangatkan kaki di depan pemanas.
- Sirkulasi ujung tubuh kurang baik: orang yang tangan dan kakinya mudah dingin, sirkulasinya lemah.
- Bertubuh kurus: lemak di bawah kulit sedikit sehingga kemampuan menahan panas lebih rendah.
- Merokok: memengaruhi penyempitan pembuluh dan sirkulasi di ujung tubuh.
- Pakaian kurang hangat atau lingkungan kerja dingin: lama bekerja di ruang pendingin, bagian cuci, atau di luar ruangan.
- Penyakit terkait: beberapa penyakit autoimun (seperti lupus) atau penyakit sirkulasi dapat disertai lesi mirip chilblains; dokter akan mengevaluasi bila perlu.
Chilblains sering terlihat pada perempuan, remaja, dan lansia, tetapi bisa terjadi pada semua usia. Chilblains tidak menular.
Bagaimana dokter kulit mendiagnosis chilblains?

Sebagian besar chilblains dapat dinilai secara klinis oleh dokter kulit berdasarkan tampilan, lokasi, dan riwayat “muncul setelah terpapar dingin”. Dokter biasanya menanyakan musim dan waktu muncul, apakah kambuh, apakah tangan dan kaki biasanya mudah dingin atau berubah warna, lingkungan kerja dan aktivitas, kebiasaan merokok, serta adanya nyeri sendi, sariawan, sensitif terhadap cahaya, demam tanpa sebab jelas, atau gejala menyeluruh lainnya.
Jika chilblains kambuh berat, tidak sembuh meski cuaca sudah hangat, muncul di luar musim dingin, atau disertai gejala lain yang mencurigakan, dokter dapat mempertimbangkan pemeriksaan darah dan, bila perlu, biopsi kulit untuk membedakan apakah berkaitan dengan penyakit autoimun atau penyakit lain. Chilblains yang khas dan sederhana tidak selalu memerlukan pemeriksaan tambahan.
Sebelum berobat, Anda bisa mencatat waktu, lokasi munculnya, cuaca saat itu, dan memotretnya agar dokter lebih mudah memahami perjalanannya; hindari juga mengoleskan ramuan atau obat yang tidak jelas asalnya karena dapat mengiritasi kulit dan mengganggu penilaian.
Apa beda chilblains, frostbite, eksim musim dingin, dan fenomena Raynaud?
Tangan dan kaki yang memerah, berubah warna, atau gatal di musim dingin bisa disebabkan banyak hal. Tabel di bawah merangkum perbedaan umum sebagai pemahaman; untuk masalah kulit kering dan gatal di musim dingin, lihat juga eksim musim dingin dan kulit kering dan gatal. Diagnosis tetap memerlukan dokter.
| Aspek | Chilblains | Frostbite | Eksim musim dingin | Fenomena Raynaud |
|---|---|---|---|---|
| Mekanisme utama | Peradangan pembuluh kecil akibat dingin lembap dan perubahan suhu | Jaringan membeku dan rusak di sekitar titik beku | Lapisan pelindung kulit kering, rusak, dan meradang | Pembuluh ujung jari menyempit sesekali saat dingin atau stres |
| Lingkungan khas | Dingin lembap, tidak membeku | Sangat dingin, es dan salju | Dingin kering, kelembapan rendah, terlalu sering mencuci | Dingin, stres |
| Tampilan | Bercak bengkak merah keunguan, bisa melepuh | Pucat, mati rasa, mengeras; berat bisa menghitam | Kering, bersisik, merah, pecah-pecah | Jari putih → ungu → merah saat hangat kembali, berubah dalam menit hingga jam |
| Rasa | Gatal, panas, perih | Mati rasa, lalu nyeri | Gatal kering | Mati rasa, dingin, kesemutan |
| Lama | Beberapa hari hingga minggu | Tergantung tingkat kerusakan, bisa perlu penanganan jangka panjang | Kambuh di musim kering | Sesekali, pulih saat hangat |
| Arah penanganan | Menjaga hangat, hindari pemanasan cepat, tangani sesuai evaluasi dokter | Segera ke dokter, hangatkan perlahan | Perkuat pelembap, kurangi iritasi | Menjaga hangat, evaluasi penyakit terkait |
Apakah chilblains bisa sembuh? Perjalanan dan perubahan yang umum
Sebagian besar chilblains primer akan mereda perlahan dalam beberapa minggu jika paparan dingin berkelanjutan dihindari, bengkak dan gatal berkurang bertahap; namun jika cuaca tetap dingin lembap atau kehangatan kurang terjaga, lesi baru bisa terus muncul sehingga terasa “sepanjang musim dingin tidak sembuh”.
Chilblains mudah kambuh pada musim yang sama setiap tahun; sebagian orang berkurang seiring usia atau setelah menyesuaikan gaya hidup. Setelah mereda bisa tersisa bekas gelap sementara yang biasanya memudar seiring waktu, tetapi lamanya berbeda pada tiap orang.
Jika chilblains tetap ada setelah cuaca menghangat, lecet dan luka berulang, atau lesi serupa muncul di luar musim dingin, jangan hanya menganggapnya “karena cuaca dingin”, tetapi periksakan untuk menilai apakah ada penyakit terkait.
Apa saja arah penanganan chilblains?
Tujuan penanganan adalah meredakan gejala, membantu lesi mereda, mencegah lecet dan infeksi, serta mengurangi kekambuhan. Arah penanganan yang umum meliputi:
- Menjaga kehangatan dan menyesuaikan lingkungan: ini dasar penanganan. Jaga area yang terkena tetap hangat dan kering secara terus-menerus, hindari terpapar dingin lagi, dan sebagian besar akan membaik perlahan.
- Antiradang dan pereda gatal lokal: bila bengkak dan gatal nyata, dokter dapat mempertimbangkan obat antiradang oles jangka pendek (seperti kortikosteroid topikal), atau antihistamin minum untuk meredakan gatal; kesesuaian, lokasi oles, dan lamanya ditentukan dokter.
- Obat untuk memperbaiki sirkulasi ujung tubuh: bila chilblains kambuh berat dan mengganggu aktivitas, dokter dapat mempertimbangkan obat golongan vasodilator serta menjelaskan efek samping dan hal yang perlu diperhatikan; obat golongan ini tidak untuk dibeli dan digunakan sendiri.
- Menangani lecet dan infeksi: bila lepuh pecah atau menjadi luka, dokter akan menilai cara perawatan luka; bila ada infeksi bakteri, dokter menilai apakah perlu antibiotik.
- Mencari penyebab yang mendasari: bila dicurigai berkaitan dengan penyakit autoimun atau penyakit lain, dokter dapat melakukan pemeriksaan dan bila perlu bekerja sama dengan poli terkait.
Ibu hamil, anak-anak, lansia, orang dengan penyakit jantung dan pembuluh darah, atau yang sedang menggunakan obat lain mungkin memerlukan pilihan obat berbeda; mohon dievaluasi langsung oleh dokter. Untuk memahami alur evaluasi dermatologi, lihat Poli Dermatologi Klinik Ruian.
Bagaimana perawatan sehari-hari? 7 hal yang perlu diperhatikan saat chilblains

Perawatan chilblains berprinsip “hangat terus-menerus, tetap kering, hangatkan perlahan”; arahan di bawah dapat disesuaikan dengan petunjuk dokter:
- Hangatkan seluruh tubuh, bukan hanya tangan dan kaki: bila tubuh bagian tengah cukup hangat, aliran darah ke ujung tubuh lebih stabil; saat keluar pakai topi, syal, sarung tangan, dan kaus kaki tebal secara berlapis.
- Jaga tetap kering: segera ganti sepatu, kaus kaki, dan sarung tangan yang basah; keringkan tangan setelah mencuci tangan atau piring.
- Hangatkan perlahan, hindari pemanasan cepat: saat kembali dari tempat dingin, biarkan tangan dan kaki menghangat perlahan pada suhu ruang; hindari menyiram air panas, memanggang di depan pemanas, atau menempelkan penghangat langsung ke kulit karena dapat memperparah rasa panas dan perih atau menyebabkan luka bakar.
- Jangan digosok, jangan digaruk: memijat keras atau menggaruk dapat membuat kulit lecet dan meningkatkan risiko infeksi.
- Perkuat pelembap: kulit mudah kering di musim dingin; gunakan pelembap yang lembut dan tanpa pewangi untuk mengurangi pecah-pecah. Bila perih atau kemerahan meluas, hentikan dan konsultasikan dengan dokter.
- Berhenti merokok dan bergerak secukupnya: merokok memengaruhi sirkulasi ujung tubuh; bila lama duduk, berdirilah, berjalan, dan gerakkan jari tangan serta kaki untuk membantu sirkulasi.
- Hindari sepatu dan kaus kaki yang sempit: tekanan yang ketat menghambat aliran darah sehingga kaki justru makin dingin.
Jika tangan dan kaki mudah kering pecah-pecah atau Anda memiliki bakat alergi, lihat juga poin perawatan dermatitis atopik. Topik perawatan kulit sehari-hari lainnya ada di Pusat Informasi Kesehatan.
Salah paham umum tentang chilblains
Salah paham 1: Chilblains hanya terjadi di negara bersalju?
Tidak. Chilblains berkaitan erat dengan dingin lembap dan perubahan suhu, tidak harus ada es atau salju. Musim dingin yang lembap dengan perbedaan suhu dalam dan luar ruangan besar seperti di Taiwan juga bisa menyebabkannya.
Salah paham 2: Tangan dan kaki dingin langsung direndam air panas agar cepat sembuh?
Tidak dianjurkan. Pemanasan cepat dengan air panas atau pemanas setelah terpapar dingin dapat membuat reaksi pembuluh makin kuat, rasa panas, perih, dan bengkak makin jelas, serta berisiko luka bakar. Biarkan menghangat perlahan pada suhu ruang.
Salah paham 3: Chilblains gatal, digosok kuat agar darah lancar?
Tidak dianjurkan. Menggosok atau menggaruk dapat membuat kulit yang meradang lecet dan lepuh pecah sehingga risiko infeksi meningkat. Untuk membantu sirkulasi, utamakan menjaga hangat dan bergerak secukupnya.
Salah paham 4: Chilblains itu frostbite, bisa sampai diamputasi?
Chilblains berbeda dengan frostbite; sebagian besar adalah peradangan kulit yang membaik perlahan, bukan jaringan yang membeku dan mati. Namun bila mati rasa, kulit pucat putih atau menghitam, atau hilang rasa, kemungkinan bukan chilblains biasa dan sebaiknya segera ke dokter.
Salah paham 5: Tiap tahun kambuh, hanya bisa ditahan?
Tidak harus ditahan. Menjaga kehangatan dan menyesuaikan gaya hidup membantu banyak orang mengurangi kekambuhan; pada kekambuhan berat, dokter juga dapat mempertimbangkan obat dan mencari penyebab yang mendasari. Perlu tidaknya dan cara pengobatannya, diskusikan dengan dokter.
Kapan perlu ke dokter kulit?
Chilblains ringan dan sederhana dapat membaik perlahan dengan menjaga kehangatan; namun sebaiknya dievaluasi dokter kulit bila:
- Tidak yakin apakah chilblains, frostbite, eksim, atau masalah kulit lain.
- Ada lepuh, lecet, luka, atau tanda infeksi seperti nanah, nyeri bertambah, kemerahan meluas.
- Gatal atau nyeri hebat hingga mengganggu tidur, kerja, atau berjalan.
- Beberapa minggu setelah cuaca menghangat belum membaik, atau lesi serupa muncul di luar musim dingin.
- Kambuh setiap tahun dan makin berat.
- Disertai nyeri sendi, sariawan, sensitif terhadap cahaya, demam tanpa sebab jelas, jari memutih sesekali, atau gejala lain.
- Memiliki penyakit kronis seperti diabetes atau sirkulasi buruk, dengan luka yang sulit sembuh.
Bila muncul mati rasa, kulit putih mengeras, atau menghitam yang dicurigai frostbite, segera ke dokter. Untuk memastikan penyebab tangan dan kaki merah bengkak gatal, Anda dapat datang ke Poli Dermatologi Klinik Ruian agar dievaluasi langsung oleh dokter.
Referensi Artikel Edukasi Kesehatan
Sebagian besar chilblains sederhana membaik perlahan dalam beberapa minggu bila kehangatan terus dijaga dan paparan dingin dihindari. Bila lecet dan luka berulang, gejala berat, atau belum membaik setelah cuaca hangat, sebaiknya ke dokter.
Tidak dianjurkan merendam air panas atau memanggang di depan pemanas segera setelah terpapar dingin karena dapat memperparah rasa panas dan perih serta berisiko luka bakar. Biarkan tangan dan kaki menghangat perlahan pada suhu ruang, dan sehari-hari gunakan kaus kaki serta sepatu yang hangat.
Chilblains biasanya berupa bengkak merah keunguan setelah terpapar dingin, disertai rasa panas dan perih, sering di ujung jari; eksim musim dingin terutama berupa kulit kering, bersisik, merah, dan gatal kering, berkaitan dengan rusaknya lapisan pelindung kulit. Keduanya bisa muncul bersamaan; perlu pemeriksaan dokter untuk membedakannya.
Tidak. Chilblains adalah reaksi pembuluh darah dan peradangan akibat dingin, bukan penyakit infeksi, sehingga tidak menular lewat sentuhan.
Bisa berkaitan dengan sirkulasi ujung tubuh, kondisi tubuh, lingkungan kerja dan aktivitas, kebiasaan menjaga kehangatan, atau merokok. Lebih jarang, bisa berkaitan dengan penyakit lain; bila kambuh setiap tahun dan makin berat, mintalah dokter menilai penyebab yang mendasari.
Anak-anak juga bisa terkena chilblains dan sebagian besar membaik dengan menjaga kehangatan. Namun anak sulit menyampaikan rasa tidak nyaman; bila ada lepuh, lecet, bekas garukan, atau kambuh berulang, mintalah evaluasi dokter dan jangan mengoleskan ramuan sendiri.
Pesan dokter: chilblains perlu dijaga hangat dan dihangatkan perlahan, bila sering kambuh periksakan
Chilblains sebagian besar berkaitan dengan cuaca dingin lembap dan perubahan suhu; menjaga kehangatan terus-menerus, menjaga tetap kering, dan menghindari pemanasan cepat adalah dasar perawatan. Saat berobat, Anda dapat memberi tahu dokter musim munculnya, lokasi, ada tidaknya lepuh atau lecet, apakah tangan dan kaki biasanya mudah dingin atau berubah warna, serta gejala menyeluruh lainnya, agar dokter lebih mudah memeriksa dan menilai. Perlu tidaknya obat, pemeriksaan, atau evaluasi lebih lanjut terhadap penyebab yang mendasari harus dinilai langsung oleh dokter spesialis.
Artikel ini adalah informasi edukasi kesehatan, bukan iklan obat, dan tidak merekomendasikan atau menjual obat tertentu. Isi artikel tidak menggantikan pemeriksaan dokter; diagnosis, pemeriksaan, dan pengobatan yang sebenarnya harus dinilai langsung oleh dokter sesuai kondisi masing-masing.
Tim dokter kulit

dr. Tseng
